Pamit

Dari milis AgriaSwara IPB (18 Juni 2009)

Until we meet again

Until we meet again

Dear Folks,

Senang yaaah, Konser Tahunan 2009 “Eulogy to the Joy of Singing” udah kita tampilkan dengan cukup baik. Pastinya masih ada kurang di sana-sini. Tapi, jangan khawatir, kesenangan bernyanyi gak akan berkurang kok selama kalian terus menjaga antusiasme kalian untuk terus memperbaiki diri. Selama kalian mencintai apa yang kalian lakukan, kekurangan dari setiap penampilan akan jadi pelajaran berharga buat penampilan berikutnya kok. Kan masih ada konser tahun depan. Masih ada kompetisi di Italia. Masih ada konser tahun depannya lagi. Mungkin masih ada konser di luar negeri yang lainnya. Hawaii mungkin? ^-^

Kemaren malem Pak Victor dateng. Senangnya bertemu dia lagi setelah sekitar 7 tahun gak pernah ketemu. Dia agak ragu mengenali gw. Tapi, ternyata dia masih inget, gw pernah menjadi DIVO tenor pada zamannya. Hehehehehe.

Hingga konser kemaren, gw gak pernah sekalipun melewatkan konser tahunan AgriaSwara. Mulai dengan proyek rintisan konser paduan suara berformat klasik pada tahun 2002 (The Odyssey) bersama Ingrid, lalu secara anual, kita mulai menyelenggarakan konser yang boleh dibilang mengikuti format yang bisa dibandingkan dengan paduan suara lain. Tersebutlah kemudian Chantelier Charms (2003), by Courtesy of… (2003), Fruehlingsstimmen (2004), Euphony (2004), A Souvenir from Germany (2005), Vox Versatilus (2006), GOLDen Journey (2007), Rhine-Danubian Cruise (2008). Wah! Gw bisa bilang, gw bangga bertumbuh dan berkembang bersama AgriaSwara. Gw belajar dari NOL. Dari gak bisa baca not angka sama sekali, lalu mulai belajar baca not balok dari dasar, sampai bisa prima vista sekarang ini. Wah! Perjalanan musikal yang sangat membebaskan. Gw sebut membebaskan, karena gw nih tipe orang yang menjadikan musik (dan seni pada umumnya) sebagai alat bantu menyeimbangkan psike gw.

Musik adalah homeostasis gw.

Untuk semua ini, gw berterima kasih pada musik. Rasanya, untuk sekitar 50 tahun ke depan, gw akan terus melakukan ini.

Tapi, untuk sementara, gw mo off dulu nih dari hingar bingar dunia pertunjukan.

Jadi, ceritanya mo pamitan.

Beberapa temen-temen mungkin dah tahu. Selama setahun ke depan, mulai Agustus 2009, gw akan kembali menjadi mahasiswa lagi, duduk di bangku kuliah, memegang catatan dan menyimak kuliah seorang profesor dengan penuh perhatian. [emang iya? hehehe]

AlhamduliLlah, tahun ini, aplikasi beasiswa gw lolos juga. Dengan semangat 45, gw akan mendalami bidang Pendidikan Kebutuhan Khusus (spesialisasi untuk anak-anak yang mengalami kesulitan belajar dan bersosialisasi, termasuk anak-anak autis, ADHD, penyandang cacat, dan teman-temannya) . Gw akan sekolah pada konsorsium universitas- universitas di London, Inggris (Roehampton University), Tilburg, Belanda (Fontys Hogescholen) dan Praha, Republik Ceko (Univerzita Karlova). Penyandang dana adalah Erasmus Mundus (Komisi Uni Eropa).

Sekarang lagi riweuh ngurus dokumen perjalanan dan persiapan sebelum keberangkatan. Mohon doa dari teman-teman semuanya yaaaah.

Sudah dulu. Lain kali disambung lagi.

Sukses buat kompetisi di Italia. Tahun ini Hendra absen dulu yah. [Seneng dooong, jatah tenor 1 lowong 1, hehehehhe… . Becanda ding. Gw belum tentu lolos audisi juga kok 😉 ]

Udah ah, mo ngeprint Accomodation Form dulu.

Daaaag

Advertisements

2 thoughts on “Pamit

Tanggapi

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s